Selasa, 21 Januari 2014 | 10.43

Abdullah 'Single Fighter', Atasi Bencana Besar

Jatenpos.com, Banjir dan bencana lainnya seperti tanah longsor serta kebakaran hutan memang sedang menghantui negeri ini. Selain cuaca yang semakin tidak menentu, kerusakan lingkungan menjadikan kondisi lebih parah. Namun ditengah keadaan ini ternyata ada seorang tokoh 'Single Fighter' yang memiliki cara dalam mengatasi bencana. 

Tokoh pria tersebut bernama Abdullah, lelaki kelahiran 31 Desember 1960 yang berdomisili di Papandangan, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Abdullah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulbar dan Pemkab Polewali Mandar sebagai tokoh penyelamat lingkungan pada akhir tahun 2013 lalu.

Hal ini dikarenakan upayanya semenjak tujuh tahun silam untuk menghijaukan kembali wilayah desanya yang Kritis. Saat itu, desa tersebut gersang dan gundul, bahkan sering kali terjadi bencana seperti banjir dan longsor. Namun sudah lima tahun terakhir bencana seperti itu sudah tidak pernah terjadi. Abdullah pada awalnya hanya menanam 2.000 pohon sengon untuk wilayahnya. Sekarang telah terjadi banyak perubahan di desanya dan Abdullah telah berhasil memberikan inspirasi bagi warga desa.

"Saya saja sudah tanam 2.000 pohon sengon, 300 pohon nato, 400 pohon jati putih, dan 100 pohon mahoni. Belum lagi kelompok saya yang juga sudah menanam pohon jumlahnya puluhan ribu," ungkap Abdullah. Sayangnya, pengadaan bibit baru masih menjadi kendala besar baginya. Selain itu, permintaan dari warga disekitarnya kini terus meningkat.

Kini lahannya tersebut sangat produktif. Ada pohon durian, mangga, duku dan berbagai jenis buah lainnya. Belum lagi tanaman pohon lain yang bernilai ekonomis. Menurut Abdullah, banyak perusahaan yang mendekatinya untuk membeli lahan dan dia mengatakan, "Pohonnya masih kecil. Nanti kalau yang membeli itu menebang secara serampangan, sia-sia usaha saya menanaminya,".

Abdullah juga menambahkan bahwa dirinya akan menjual kayu-kayu tersebut jika telah mencapai umurnya dan melakukan tebang pilih untuk menyiapkan tanaman pengganti. Hal ini dia sadari bahwa menjaga keberlangsungan lingkungan merupakan kewajiban bagi seluruh warga. Jadi, bagaimana dengan daerah asalmu? (Ken)


Share this article :
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013 Jatenpos.com - All Rights Reserved