Jatenpos.com, Siapapun manusia yang hidup didunia ini pastinya tidak ada yang menginginkan terjangkit penyakit yang paling mematikan didunia. Namun siapa sangka bahwa ada penyakit mematikan tersebut bisa diawali dari hal yang sangat sederhana dalam aktifitas keseharian kita yaitu buang air kecil secara berlebihan.
Diabetes merupakan jenis penyakit kedua yang paling mematikan setelah kanker. Hampir seluruh makanan yang kita konsumsi memiliki kandungan gula. Oleh karenanya, kita harus lebih ekstra berhati-hati untuk mengkonsumsinya.
Orang tua sebagai pribadi yang bertanggung jawab terhadap anaknya, wajib memberikan perlindungan terhadap anak seperti mengenali tanda-tanda adanya kemungkinan diabetes pada anak-anak berikut.
Dr Dyan Hes (direktur medis dari Gramercy Pediatrics) dan Dr Manny Alvarez (Managing Editor kesehatan senior untuk FoxNews.com) membahas kasus diabetes pada anak yang terus meningkat. Diabetes adalah keadaan kadar glukosa darah yang lebih tinggi dari kadar normal.
Namun, gejala diabetes atau pradiabetes ternyata tidak dapat disepelekan. Karena pada keadaan ini kadar glukosa jauh lebih tinggi dari kadar normal, tapi masih mengalami kesulitan untuk didiagnosa sebagai diabetes.
Pada ulasan mereka, dibicarakan mengenai tanda-tanda yang harus dikenali oleh orang tua apabila si kecil telah mengalami prediabetes dan yang paling penting adalah upaya untuk mengurangi resiko tersebut. Disebutkan ada tiga hal yang harus diperhatikan.
Pertama, kebiasaan minum dan buang air kecil yang berlebihan.
Kedua, saat melakukan tes darah, dapat diperhatikan tingkat trigliserida yang tinggi dan disertai tekanan darah tinggi serta lingkar perut yang besar.
Ketiga, acanthosis Nigricans atau adanya kulit beludru lembut di sekitar leher. Ciri-ciri kulit ini memiliki pigmen yang lebih gelap padahal jarang sekali terkena sinar matahari.
Sebagai kewajiban orang tua, memantau perkembangan anak inilah yang seharusnya lebih berperan untuk mengendalikan dan memberikan pengawasan pada pola hidup si kecil. Orang tua dan dokter dapat bekerja sama untuk upaya menghindarkan anak dari diabetes.
Orang tua dapat lebih aktif mengajak si kecil melakukan olahraga ringan dan berkreatif menghidangkan makanan menarik yang tinggi serat serta berimbang. (Ken/Edt)

0 komentar:
Posting Komentar