Jatenpos.com, Pemerintah daerah di beberapa daerah mengeluarkan kebijakan larangan merayakan Hari Valentine bagi pelajar. Perayaan budaya asing tersebut dianggap bertentangan dengan kearifan lokal dan budaya Indonesia.
Pemerintah Kota Mataram, Nusatenggara Barat merupakan salah satu pemerintah daerah yang melarang Hari Valentine tersebut. Larangan perayaan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang yang jatuh setiap tanggal 14 Februari dikeluarkan melalui surat imbauan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga daerah.
“Kami sudah mengeluarkan surat larangan perayaan Valentine ke sekolah-sekolah, sebagai antisipasi digelarnya perayaan Hari Valentine di sekolah,” ungkap Ruslan Effendy selaku Kepala Dinas Dikpora Kota Mataram, Ahad (9/2). Ruslan mengatakan, hal ini sebagai upaya mencegah pelajar Kota Mataram agar tidak terjebak dalam hal-hal di luar kearifan lokal dan budaya Indonesia. Karena itu, pemerintah melarang segala sifat dan bentuk apa pun pelaksanaan kegiatan Valentine di sekolah-sekolah.
Ruslan juga menambahkan, “Hal itu juga sesuai dengan imbauan yang dikeluarkan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh pada tahun-tahun sebelumnya,”. Menurut dia, saat ini sekolah-sekolah diimbau tetap lebih memfokuskan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Terutama menghadapi persiapan ujian sekolah dan ujian nasional yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Hal yang sama diterapkan di Kampar, Riau, para pelajar juga tidak bisa menggelar acara Valentine Day. Jika ketahuan, akan diberikan sanksi oleh pemerintah setempat. Kepala Sekolah SMU Negeri 2 Bangkinang Abdul Latif mengatakan, “Perayaan ini tak sesuai dengan adat Kampar dan agama Islam,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kampar, Amri Salam mengimbau agar seluruh sekolah memberitahukan kepada siswa dan mohon dukungan masyarakat agar tidak merayakan Valentine Day. Menurutnya perayaan hari kasih sayang dinilai merusak akhlak dan moral kaum muda.
Selasa, 11 Februari 2014 | 19.24
Valentine vs Kearifan Lokal
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar