Jatenpos.com, Akhir-akhir ini merebak informasi pengurangan mata pelajaran bagi siswa ditingkat Sekolah Dasar. Perubahan kurikulum yang dilaksanakan pada tingkat pendidikan dasar memang berupaya untuk mencari resep yang tepat bagi sisitem pendidikan di negara ini. Imbasnya, terjadi kerancuan dan kekisruhan dikalangan guru, orang tua maupun murid itu sendiri.
Isu tersebut berupa penghapusan sejumlah mata pelajaran seperti Bahasa Inggris, Penjaskes, TIK dan Agama. Namun Ramon Mohandas yang merupakan Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Kapuskurbuk) Kemendikbud mengungkapkan tidak adanya penghapusan mata pelajaran.
"Dalam Kurikulum 2013 juga tidak ada mata pelajaran bahasa Inggris dan TIK, maka tidak ada penghapusan kedua mata pelajaran itu karena memang tidak ada", ungkapnya saat ditemui dikantornya.
Hal ini juga didukung oleh pernyataan Mohammad Nuh, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatakan, "Sekolah Dasar itu memiliki kebebasan untuk memasukkan bahasa Inggris sebagai bagian dari mata pelajarannya atau tidak. Jadi tidak ada yang namanya penghapusan mata pelajaran bahasa Inggris" (11/12).
Pasalnya pemerintah tidak juga menginstruksikan untuk menghapuskan mata pelajaran bahasa Inggris. Hal ini merupakan pilihan bagi sekolah masing-masing, namun jangan sampai mengurangi waktu pelajaran yang masuk dalam kurikulum. (Ken/Edt)

0 komentar:
Posting Komentar