Jatenpos.com, Peningkatan anggaran disebut-sebut dapat menjadi indikator adanya peningkatan bagi kesejahteraan. Anggaran belanja negara yang semakin meningkat menunjukan pula adanya peningkatan di beberapa lini kehidupan masyarakat.
Meningkatnya anggaran belanja negara tahun 2014 hingga Rp1.842.495,3 miliar memberi dampak adanya peningkatan anggaran pendidikan. Hal ini disampaikan oleh Adi Nugroho (Kepala Seksi Penyusunan Anggaran Belanja Prioritas dan Konsolidasi Belanja Pemerintah Pusat).
Penyampaian tersebut dishare ditengah acara Forum Group Discussion Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Anggaran pendidikan ditetapkan menjadi Rp 368.889,1 miliar atau 20,02 persen dari total belanja negara.
"Untuk tahun 2014, anggaran pendidikan untuk tunjangan profesi guru sebesar Rp60,5 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2013 yakni Rp43,1 triliun," ungkap Adi Nugroho. Anggaran pendidikan ini akan dialokasikan untuk melakukan pemerataan distribusi guru dan tenaga kependidikan serta mutu dari profesionalisme pengajar agar meningkatkan daya saing pendidikan.
"Ada juga untuk peningkatan akses dan kualitas pendidikan anak usia dini, pendidikan agama, sistem pendidikan nasional, penguatan tata kelola pendidikan dan pendidikan karakter," tambah Adi Nugroho dalam acara tersebut.
Pada akhirnya ini semua juga berefek pada peningkatan pendapatan dari para pengajar di sekolah-sekolah negeri diseluruh Indonesia. (Jado/Edt)

0 komentar:
Posting Komentar