Senin, 10 Februari 2014 | 11.37
Bawaslu : Kami sudah merekrut 4.500 relawan awasi Pemilu 2014
Jatenpos.com, Setelah meluncurkan gerakan sejuta relawan di tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan 35 Kabupaten Kota Se-Jateng pada akhir 2013, Bawaslu Jateng akan membuat gerakan baru untuk menambah jumlah relawan pengawas.
Badan pengawas saat ini setidaknya sudah merekrut 4.500 orang relawan yang tersebar di tingkat Provinsi Jateng sekitar 1.000 orang. Kemudian di tingkat 35 kabupaten/kota masing-masing 100 orang. Maka, total seluruh relawan kabupaten/kota sebanyak 3.500 orang.
"Semua relawan saat ini semua berjumlah 4.500 orang. Mereka tersebar di seluruh Jawa Tengah, dan untuk menambah mensolidkan sejumlah relawan tersebut, Bawaslu Jateng beserta Panwaslu Kabupaten/kota Se-Jawa Tengah akan melakukan kelengkapan data dalam mulai dari nama, alamat, nomor handphone, Facebook, Twitter dan e-mail kepada semua relawan," ungkap Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo dalam siaran pernya kepada merdeka.com Minggu(9/2).
Teguh menjelaskan, proses melengkapi data ini dilakukan guna mempermudah garis koordinasi dan konsolidasi semua relawan di Jawa Tengah. Khususnya, dan secara umum untuk relawan seluruh Indonesia yang dikoordinir oleh Kelompok Kerja Nasional Sejuta Relawan Pengawas Pemilu 2014 yang dibentuk oleh Bawaslu Pusat.
"Rekrutmen lebih lanjut terhadap para relawan pengawas akan dilakukan dengan 2 cara antara lain, dengan melakukan sosialisasi pengawasan Pemilu 2014 dan peran masyarakat dalam pengawasan melalui kampus-kampus, kelas 3 murid SLTA dan kelompok masyarakat lain misalnya Ormas dan LSM," ungkapnya.
Setelah dilakukan sosialisasi tersebut, Bawaslu Jateng beserta Panwaslu Kabupaten/Kota membuka peluang masyarakat tersebut untuk bergabung dalam pengawasan berbasis masyarakat dengan mengisi form yang sudah disediakan.
Cara yang kedua adalah dengan melalui personal pengawas Pemilu 2014 sekarang, mengajak minimal 5 orang setiap personal pengawas untuk bergabung menjadi relawan Pengawas Pemilu 2014.
"Jumlah Panwascam kami 1.719 orang, dan jumlah Pengawas Pemilu Lapangan kami sebanyak 23.230 orang, jadi jika dijumlah, anggota Panwascam dan PPL Se-Jawa Tengah berjumlah 24.949 orang. Jika seorang pengawas minimal bisa merekrut 5 orang, maka akan terkumpul relawan sebanyak 124.745 orang, belum dari rekrutmen dari sekolah, perguruan tinggi, Ormas dan LSM," ujarnya.
Dari hasil liputan situs berita online merdeka, para relawan yang sudah direkrut dan masuk data base Bawaslu Jateng akan diberi pembekalan seputar kepemiluan dan teknik pengawasan secara garis besar. Sehingga mereka nantinya akan menjadi 'masyarakat plus'.
Saat menjadi relawan pengawas memahami tata cara melaporkan permasalahan di sekitarnya kepada PPL, Pannwascam, Panwaskab/kota dan Bawaslu Jateng.
Teguh menegaskan peran mereka dalam waktu dekat adalah mengawal tahapan kampanye, pemungutan dan penghitungan suara. Menurut rencana, mereka akan dilengkapi dengan ID Card Relawan Pengawas Pemilu dan saat selesai masa tugas akan diberi piagam penghargaan.
"Jika mereka saat menjadi relawan dipandang bagus, Bawaslu Jateng akan merekrut mereka menjadi Mitra Pengawas Pemilu (MPP) yang akan ditempatkan di setiap TPS pada tanggal 9 April 2014," tegasnya.
Teguh berharap, bagi masyarakat yang berminat menjadi relawan sejuta pengawas Pemilu 2014 untuk dapat mendaftar melalui Bawaslu Jateng, Panwaskab/kota, Panwascam, PPL di wilayah Se Jawa Tengah.
"Yang jelas, saat kami merekrut Mitra Pengawas Pemilu/ MPP, maupun saat mengisi kekosongan jika terjadi pergantian antar waktu di PPL, kami akan memberi kesempatan relawan atau MPP terlebih dahulu untuk bergabung," pungkasnya.
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar