Jatenpos.com, Elektabilitas dan popularitas partai Demokrat saat ini sedang dalam masa-masa kritis pasca semakin banyaknya pemberitaan media tentang banyaknya masalah terkait korupsi. Ini membuat 'image' melihat partai SBY tersebut sebagai partai terkorup di Indonesia.
"Kita hormati kebebasan pers, karena ada sebagian pers memojokkan terus demokrat. Partai Demokrat ingin memberantas korupsi bukan koruptor", kalimat tersebut terucap dari Nurhayati Ali Assegaf (wakil Ketua Umum
DPP Demokrat) ditengah acara The Parliamentary Conference in The WTO
(PCWTO) di Bali, (5/12).
Nurhayati menambahkan, "Kita terus mendukung penegakan hukum KPK. KPK itu yang mendukung Demokrat bahwa kita yang mendukung, sediakan anggaran. Jangan lupa itu Demokrat, yang memang 20 persen itu Demokrat".
Nurhayati merasa media focusnya hanya kekasus - kasus seputar itu-itu saja. Padahal, media harus seimbang dalam menyampaikan informasi karena justru 'dimasa pemerintahan SBYlah kebebasan pers mulai direstui'.
Nurhayati menyatakan bahwa partai demokrat selalu mendukung langkah pemberantasan korupsi dinegeri ini. "Yang Lain sudah jadi tersangka, sudah jelas-jelas tersangka, tidak diungkap artinya media sebagian tidak memberitakan" lanjut Nurhayati (Uno/Rep).

0 komentar:
Posting Komentar