Senin, 23 Desember 2013 | 10.07

Akhirnya, Rakyat Indonesia Harus Rela Jokowi Kalah Pilpres

Jatenpos.com, Nasib Jokowi benar-benar dipertaruhkan didalam ajang pesta demokrasi 2014 mendatang. Masyarakat sudah terlanjur menaruh harapan tinggi kepada mantan walikota Solo tersebut. Namun apa daya, para pengagum dan pendukung Jokowi harus rela untuk kecewa kepada Jokowi atas sikap partai PDIP dalam pilpres 2014. 

Baru-baru ini, Indo Barometer mengadakan survey di 33 provinsi (4-15/12) dengan mengusung tema Political Outlook 2014 : Pilihan dan Peta Kemungkinan Capres dan Cawapres Pemilu 2014. Survey yang dilakukan 1.200 responden ini cukup unik, pasalnya para responden menjawab secara spontan tanpa diberi pilihan keterangan capres dalam pilpres 2014 nanti. 

Hasil survey tersebut lagi-lagi dimenangkan oleh Jokowi. Kali ini prosentase Jokowi sebanyak 25 persen jauh mengungguli para pesaingnya seperti Aburizal Bakrie (10,5 persen) dan Prabowo (9,7 persen). 

"Dari peta politik berdasarkan demografi, jika PDIP mencalonkan Joko Widodo sebagai calon presiden terlihat Jokowi unggul di seluruh kategori jenis kelamin, desa-kota, etnis, wilayah Jawa-non Jawa, usia, pendidikan, pekerjaan, dan agama". Penjelasan tersebut muncul dari pengurus lembaga survey Indo Barometer, Qodari (22/12).

Qadari melanjutkan, "Dukungan pada Joko Widodo merata di seluruh kalangan oleh seluruh kalangan. Meskipun di wilayah non Jawa elektabilitas Jokowi tidak terlalu tinggi seperti di wilayah Jawa, namun Jokowi masih lebih unggul dibandingkan Ical atau Prabowo". 
 
Dari hasil survey tersebut telah sangat jelas bahwa masyarakat luas menginginkan Jokowi menjadi capres bukan cawapres. Padahal partai yang menaunginya (PDIP) lebih mendukung Jokowi sebagai cawapres dan Megawati sebagai capres. Lagi-lagi ini disebabkan kepentingan politis. Dari sinilah nantinya akan timbul kekecewaan besar dari para pendukung Jokowi sebagai capres. 

Kekecewaan itu akan membuat pilihan beralih kepada Prabowo, "Jika Joko Widodo tidak dicalonkan, maka dukungannya akan ke Prabowo Subianto", lanjut Qadari. 

Inilah alasan mengapa para pendukung Jokowi diseluruh tanah air harus bersiap-siap kecewa jika konsep internal partai benar-benar menjadi keputusan final. (Novita/Kon)
Share this article :
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda

1 komentar:

  1. Sabar...sabar... ntar berubah tuh sikapnya mbak Mega. Apa dia enggak malu kalu kalah lagi...lagi..dan lagi... ? Jokowi yang harus direlakan PDIP kalau mau dipandang partai nasionalis dan pro kaum muda.

    BalasHapus

 
Copyright © 2013 Jatenpos.com - All Rights Reserved