Jatenpos.com, Presiden SBY yang tidak lama lagi akan turun dari kursi Presiden, telah mempersiapkan diri diperiksa KPK karena salah satu anggota keluarganya diidentifikasi terjangkit kasus korupsi. Respon SBY yang mulai mempersiapkan diri menghadapi kasus tersebutpun menjadi bahan guyonan dari sekelompok organisasi besar di tanah air.
Organisasi tersebut bernama (PI) Pergerakan Indonesia. Salah satu anggota organisasi yang menjabat sebagai sekjen, Ahmad Rofiq menilai langkah SBY (merekrut pengacara) merupakan kelucuan. "Presiden kurang kerjaan memang. SBY ini lucu" unkapnya (26/12).
Rofiq juga menganggap adanya kebingungan dari langkah SBY. Pasalnya, sebenarmya SBY bisa mengajukan pengacara negara (Kejaksaan Agung/Polri) untuk menghadapi kasus hukum yang sebentar lagi menimpa salah satu putranya yang aktif di partai Demokrat.
Rofiq menambahkan, "kalau merasa jadi rakyat biasa, lalu siapa yang jadi Presidennya. Jadi menurut saya, Presiden kembalilah memikirkan siapa dia yang sesungguhnya".
Kalimat tersebut terucap sebagai respon atas kejanggalan dari sikap presiden. Jika SBY merekrut pengacara, sama halnya SBY adalah rakyat biasa yang menggunakan jasa pengacara untuk menghadapi kasus korupsi (Hambalang). (Novita/Kon)

0 komentar:
Posting Komentar