Senin, 24 Februari 2014 | 11.29
Taman Wisata Ini Masih Ditutup Akibat Erupsi
Jatenpos.com - Erupsi Gunung Kelud telah terjadi lebih dari seminggu. Namun, gunung tersebut masih saja mengeluarkan asap tebal serta aktivitas gempa ringan yang terjadi gingga radius 10 kilometer. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menurunkan status Gunung Kelud dari level Awas ke level Siaga.
Selain asap tebal yang membumbung tingi ke udara, warga setempat juga mencium bau belerang yang cukup menyengat. PVMBG mencatat jika pada 17 Februari 2014, sulfur dioksida naik kembali menjadi 78 ton per harinya.
PVMBG menghimbau agar warga tidak mendekat atau lakukan aktivitas di radius 5 kilometer dari kawah Gunung Kelud hingga di umumkan status jadi Nodrmal. Jadi, meski kini statusnya Siaga belum bisa menjamin. Seperti yang dikutip dalam situs pekanbaru, akibat erupsi Gunung Kelud sendiri ketebalan pasir dan batu kerikil di jalan yang menuju kawah mencapai 5 hingga 10 cm. Akses jalan menuju lokasi Taman Wisata Gunung Kelud, Jawa Timur juga tertutup.
Dampak lainnya, tumbuhan dan pertanian rusak dan tebing gunung hancur. Akibatnya, material pasir dan pepohonan bisa terbawa arus lahar dingin saat curah hujan tinggi. (rini)
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar