Kamis, 13 Februari 2014 | 10.43
Ruhut Siapkan Leher Demi Ibas
Jatenpos.com, Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyakini bahwa Sekjen Partai Demokrat Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas) tidak akan terseret pusaran korupsi kasus Hambalang.
"Gimana dia bisa jadi tersangka, saksi saja nggak dipanggil (oleh KPK). Saya yakin Ibas tidak akan jadi tersangka. Kalau dia jadi tersangka, potong leher aku," kata Ruhut di Surabaya, Rabu (12/2/2014).
Dia menjelaskan, kenapa KPK tidak memanggil Ibas karena memang belum ada urgensi hukum. Kalau memang ada urgensi dan kajian hukum dari KPK, tentunya partai Demokrat akan menerima.
Politisi yang akrab disapa Poltak itu menepis anggapan ada intervensi kepada KPK terkiat kasus Hambalang. Menurutnya, KPK adalah lembaga Independen yang bersifat ad hoc.
"Jangan KPK, lembaga hukum yang di bawah Presiden saja kita tidak boleh melakukan intervensi. Biarkan KPK bekerja," katanya.
Ruhut juga menyebut, sejak adanya KPK pada 2002 tidak pernah ada tersangka Korupsi yang bebas murni. Ruhut juga yakin, Anas tidak akan bebas murni meski menggandeng pengacara kondang sekelas Adnan Buyung Nasution.
"Artinya KPK bekerja sungguh-sungguh tidak ada intervensi dari siapapun," tambahnya dalam liputan okezone.
Terhadap kasus Hambalang, lanjut Ruhut, nama Ibas ini disebut-sebut dari kesaksian Yulianis. Dia merupakan orang kepercayaan Anas di perusahaan tersebut. Dalam pengakuanya, Yulianis menyebut ada orangnya Ibas.
"Nah, ini kan hukum bos. Rupanya ketika dikejar dia (Yulianis) cabut kesaksian itu, sekarang di mana keterlibatan Mas Ibas," ujarnya.
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KPK tidak memanggil Ibas karena memang belum ada urgensi hukum.
BalasHapus