Jatenpos.com, Gonjang-ganjingnya program-program kerja yang tengah Jokowi laksanakan selalu membawa dinamika tersendiri baik bagi masyarakat luas maupun para politisi lainnya. Terkait hal itu, ternyata beredar sebuah analisis tajam tentang potensi besar berhentinya program-program kerja Jokowi untuk beberapa bulan kedepan.
Kabar kurang sedap tersebut didapat dari sebuah perhitungan jika Jokowi benar-benar akan memenangkan pemilu 2014 ini nanti. Posisi Jokowi yang akan berubah menjadi kepala negara akan otomatis memberhentikan program-program kerja yang belum sempat dilaksanakan.
Puan sebagai putri Megawati mengungkapkan, "kalau nanti kita mengandaikan Pak Jokowi jadi Presiden, kita tidak boleh dan tidak bisa mendikte Pak Ahok, dia kalau mau memutuskan yang tidak kita setujui pun kita tidak bisa serta merta mengintervensi. Memang nanti wakilnya juga dari PDIP, tapi kedudukan wakil dan gubernur itu berbeda sama sekali”.
Pada kesempatan yang sama, muncullah pertanyaan tentang tanggung jawab moral PDIP terhadap program-program kerja yang terhenti tersebut. Puan kembali menjawab, "selain kehendak rakyat yang menjadi esensi demokrasi, ada juga undang-undang yang mengatur jika Jokowi naik, maka yang akan menjadi gubernur adalah wakilnya. Ini amanat undang-undang lo, tidak bisa kita ubah". (Ars)
Minggu, 09 Februari 2014 | 20.18
Program Kerja Jokowi Terancam 'Mandeg'
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar