Hasil survei dari Lembaga Survei Nasional itu
menyebutkan bahwa mayoritas warga Jakarta tidak setuju jika Jokowi
diusung menjadi Capres 2014.
Dipa Pradipta, peneliti LSN,saat merilis
hasil surveinya di Hotel Atlet Century, Jakarta, Minggu kemarin
mengatakan, "Mayoritas masyarakat DKI Jakarta mengaku kurang setuju
wacana usung Jokowi, 71,2 mengaku kurang setuju. Hanya 27,5 persen yang
mengaku setuju. Dibandingkan Oktober 2013 merosot tajam. Saat itu, 2013,
mereka yang setuju 53,8 persen".
Seperti yang diketahui survei yang digelar 10-26
Januari 2014 itu menunjukkan sebagian besar warga Jakarta merasa kurang
setuju atas wacana pencapresan Jokowi. Alasan terbesarnya Joko Widodo
masih belum menuntaskan masalah yang ada di Jakarta sesuai dengan
janjinya saat mencalonkan diri sebagai Cagub 2012.
Sayangnya survei itu tidak mendapat respon yang baik
dari PDIP. Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga,
mengatakan jika soal pencapresan tidak akan terpengaruh oleh hasil
survei, namun semuanya diserahkan langsung kepada Ketua Umum Megawati
Soekarnoputri.
“Terkait ke Pilpres, sudah jelas bahwa PDI
Perjuangan melalui Ketua Umum memang belum memutuskan siapa Calon
Presiden dan Wapres dan tidak menjadikan survei sebagai satu-satunya
alat dalam pengambilan keputusan bagi partai. Biarlah nanti Ketua Umum
akan memutuskan waktu dan siapa calon yang tepat untuk dimajukan partai
dalam Pilpres mendatang,” katanya. (Ningrum)

0 komentar:
Posting Komentar