Jatenpos.com, Di tengah perdebatan draf peraturan presiden
(perpres) tentang dana saksi parpol, masih ada parpol yang mengharapkan
dana ini tetap dikucurkan oleh APBN karena akan meringankan beban
anggaran parpol.
Salah satunya Partai Keadilan dan Persatuan
Indonesia (PKPI) yang mengharapkan dan saksi parpol tak dihapus dari
perpres. Wakil Sekretaris Jenderal PKPI Romulus Sihombing mengakui,
sebagai partai baru dan memiliki dana terbatas, dana saksi parpol akan
cukup membantu.
"kalau kita mau jujur, kami partai-partai yang
tidak memiliki dana dan tidak ada wakil di DPR, mereka yang ada di DPR
itu kan berlimpah dana. Jadi kalau (dana saksi parpol) itu ada syukur,
dan itu bukan untuk parpol tapi untuk pemilu kita yang kredibel," ujarnya saat berbincang dengan Metrotvnews, Sabtu (8/2/2014).
Tak
dapat dipungkiri, kata dia, parpol harus menempatkan saksi di tiap
tempat pemungutan suara (TPS) yang menjadi basis suaranya untuk
meminimalisir terjadinya kecurangan pemilu.
Untuk menempatkan
saksi di TPS, Romulus menjelaskan, parpol harus menganggarkan uang
transpor dan makan untuk tiap saksi. Untuk mendanai saksi parpol yang
jumlahnya mencapai ribuan orang, dibutuhkan juga anggaran yang tidak
sedikit.
"Memang secara real saksi ada transpor dan makan
siang, kalau pemerintah tidak disediakan, itu yang harus kami tanggung.
Jadi itu yang disebut dana saksi Rp100 ribu per orang, kalau dimakan
oleh parpol enggak ada itu," kata dia.
Namun jika dana saksi
parpol ditiadakan, partai bentukan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso
ini pun siap untuk mendanai saksi parpolnya di tiap TPS. "Mau enggak mau harus kita biayai semampu kita, itu maksudnya sebetulnya," ungkap Romulus.
Sabtu, 08 Februari 2014 | 14.40
Partai ini Dukung Penghapusan Dana Parpol
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar