Sabtu, 15 Februari 2014 | 13.44

Opsi Lain dari Pencapresan


Jatenpos.com, Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti mengemukakan jika merujuk pada nama, maka akan kesulitan menyebutkan siapa bakal calon presiden (Capres) yang ideal saat ini.

Alasannya, isu pemilu 2014 sudah dapat dibaca yakni kebutuhan masyarakat soal kualitas pelaksanaan pemerintahan bersih, efesien dan transparan.

Masyarakat berkeyakinan dengan pemerintahan yang bersih dan transparan akan menyumbang terwujudnya kesejahteraan rakyat. Hal itu menjadi alasan isu-isu anti korupsi berdampingan erat dengan isu kesuksesan pemilu.

"Tentu saja partai dan kandidat calon presiden (Capres) yang memiliki figur seperti tuntutan ini yang akan banyak menyedot partisipasi masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS)," kata Ray di Jakarta, Jumat (14/2).

Ia menegaskan, jika bicara kriteria seperti itu, maka figur-figur tersebut besar kemungkinan ditemukan pada generasi baru politik pasca reformasi. Secara umum, mereka lebih menawarkan pengelolaan pemerintahan yang bersih.

Alasannya, sekalipun tak sepenuhnya bersih dari budaya politk Orde Baru (Orba), tetapi mereka lebih bisa berjarak. Kedua, budaya politik mereka merupakan campuran budaya politik Orba dan reformasi.

Ketiga, dalam budaya poltik reformasi, tabiat korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) mulai terkisis. Keempat, kemandirian juga menjadi ikon dari generasi ini, termasuk di dalamnya kemandirian ekonomi.

"Faktor-faktor inilah sedikit banyak membantu generasi lanjutan reformasi ini sedikit banyak memberi harapan bagi perbaikan kwalitas Indonesia di masa depan," ujarnya.

Share this article :
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013 Jatenpos.com - All Rights Reserved