Senin, 17 Februari 2014 | 10.29

Kinerja KPK Menuai Kontroversi

 
Jatenpos.com, Anggota Komisi III DPR RI Eva Sundari, mengaku mulai merasa terganggu dengan strategi media yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak kasus Fathanah.


Pasalnya, stimulasi keterangan yang dilontarkan oleh KPK berkembang jauh jadi pemberitaan yang tidak ada kaitannya dengan kasus itu sendiri.

"Saya mulai terganggu mulai Fathanah sebetulnya. Masa Rp20 juta saja dicantumkan. Mereka (KPK) seperti menstimulasi publik dan media untuk menyautnya jadi pemberitaan yang tidak ada kaitannya dengan kasus itu sendiri," kata Eva di Cikini, Jakarta, Sabtu (15/2/2014).

Menurutnya, seharusnya KPK jangan hanya memancing publik dengan pembeberan kasus tanpa ditindaklanjuti dengan pendidikan politik yang baik.

"Malah kayak black campaign untuk artis gitu loh dikasus Wawan. Dan tidak mengentaskan kasus Fathanah. Tidak membuat rehabilitasi, (nama) ini clear, (nama) ini clear gitu. Tapi dibiarkan begitu saja," terang Eva dalam langsiran okezone.

Disampaikan Eva, KPK masih kurang memperhatikan mengenai dampak pemberitaan dari transparansi yang dilakukan KPK terkait pelaku korupsi dan orang-orang yang berada di sekitarnya.

"KPK agak kurang meng-assesment dampak dari pemberitaan artis yang banyak, kemudian tidak menggiring pada kasus utama gitu. Saya protes itu, saya protes," tukasnya.

Share this article :
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013 Jatenpos.com - All Rights Reserved