Sabtu, 01 Februari 2014 | 11.56

Jokowi "Digencet" Intelektualis Beraksi

Jatenpos.com, Semakin tinggi pohon makin kencang angin berhembus. Inilah kiasan yang pas untuk menggambarkan seorang Jokowi. Meski belum ada kepastian pencapresan dirinya, posisi Jokowi sudah sangat terancam. Uniknya, dalam waktu bersamaan muncullah tokoh intelektual murni yang dengan sukarela 'membentengi' sang gubernur dengan gaya persuasif yang sangat tajam

Inisiator deklarasi manifesto PDIP Projo Fahmi Alhabsyi seperti dikutip megapolitan mengatakan, elite politik pragmatis banyak merasa khawatir jika Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon presiden pada Pemilihan Presiden 2014.

"Saat ini elit-elit parpol cenderung pragmatis dukung capres yang bisa berikan jaminan keamanan hukum dan politik. Sedangkan Jokowi hanya dijadikan sebagai vote getter (pendulang suara) bukan capres yang diharapkan para elite politik," kata Fahmi Alhabsyi.

Menurut perhitungan, banyak elit politik yang masih mengkalkulasi apakah pencapresan Jokowi dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka jika dia terpilih sebagai presiden.

"Kalkulasi yang sedang dihitung sebagian elit yang pragmatis apakah mencapreskan Jokowi akan menjadikan elit partai sebagai sasaran tembak dan ancaman lawan atau konco politik untuk mengeluarkan "kartu AS" atas berbagai permasalahan masa lalu atau yang belum muncul ke permukaan," katanya.

Namun meski demikian Fahmi menilai akan banyak kaum intelektual muda yang akan membela pria yang berslogan 'spirit of java' ini. Apalagi sifat jokowi yang tidak terkesan neko-neko membuatnya menjadi harapan baru masyarakat yang sudah gerah dengan pemimpin yang lebih mementingkan kebutuhan partai dibandingkan rakyat. Jokowi "Digencet" Intelektualis Beraksi. (Ambar)


Share this article :
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda

1 komentar:

 
Copyright © 2013 Jatenpos.com - All Rights Reserved