Kamis, 20 Februari 2014 | 12.05

Abraham Samad: Meski Satu Kaki Dipotong, KPK Tetap Berjalan

Jatenpos.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad yakin jika lembaganya akan tetap kuat dan tidak akan terpecah meski berbagai upaya dari pihak  - pihak tertentu berusaha untuk melemahkan KPK. Hal ini terkait dengan rencana akan dimasukkannya delik korupsi dalam RUU KUHP mendatang.

"Kita tetap berjalan on the track (dalam jalurnya). Kalau ada orang berkepentingan untuk memotong sebelah kaki KPK sehingga KPK lari tertatih, Insya Allah kita tetap berjalan dengan sebelah kaki," kata Abraham kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (19/2/2014) malam. Dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir jika upaya pemberantasan korupsi oleh KPK akan berhenti apabila RUU KUHP dan KUHAP itu jadi disahkan DPR nanti.

Abraham menambahkan, jika pembahasan RUU KUHP dan KUHAP tetap dilanjutkan dengan memasukkan delik korupsi berarti pemerintah dan DPR tidak memiliki political will dalam pemberantasan tondak pidana korupsi. "Di sini kita bisa menilai pemerintah dan DPR. Kalau misalnya pemerintah dan DPR tetap ngotot membahas, maka itu bisa kita artikan pemerintah dan DPR tidak punya political will dalam pemeberantasan korupsi," ucap Abraham.

Seperti diketahui apabila delik korupsi dimasukkan kedalam KUHP itu akan menjadi kemunduran dari sisi perundangan. Alasannya tindakan korupsi masuk sebagai tindak pidana luar biasa sehingga perlu undang - undang khusus, bukan malah digabungkan lagi. (rum)



Share this article :
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013 Jatenpos.com - All Rights Reserved