Jumat, 03 Januari 2014 | 06.19

Teladan Baru Jokowi Kepada Para Pegawainya (Mengharukan)

Jatenpos.com, Tidak henti-hentinya Jokowi membuat kagum mayarakat Indonesia terutama Jakarta. Setelah gaya blusukannya yang fenomenal, Jokowi kembali menciptakan budaya baru yang belum pernah ada sebelumnya. Bahkan budaya baru ini ditetapkan tidak hanya bagi Jokowi sendiri, namun juga bagi para pegawainya. Tidak hanya itu, Jokowi siap untuk lebih sederhana lagi dibanding para pegawai terkait budaya baru tersebut.

Demi membiasakan diri dengan alat transportasi umum dan menyongsong persiapan penggunaan MRT, monorel dan bus transJakarta, Jokowi membuat aturan baru. Aturan yang dibuat kali ini cukup manarik, yaitu kewajiban bagi seluruh PNS DKI Jakarta untuk menggunakan kendaraan umum. Pemberlakuan aturan tersebut tidak hanya untuk seluruh pegawainya tetapi juga Jokowi sendiri.

"Apa salahnya penggunaan transportasi massal dimulai dari PNS. Wong hanya sebulan sekali saja, kok. Kita ingin membiasakannya saja kok", kata Jokowi di Balaikota (2/1). Jokowi menilai hal ini diperlukan guna menteladankan hidup bagi masyarakat luas untuk membiasakan pola hidup berkendaraan umum. Pastinya hal ini ditujukan untuk mengurangi angka kemacetan yang semakin parah.

Saat ditanya mengenai optimisme keberhasilan budaya baru tersebut Jokowi menambahkan, "Yang penting itu kita mulai dulu. Saya mau lihat berhasil apa ndak. Wong hanya sebulan sekali. Nanti kan busnya banyak. Jadi, bisa saja sebulan empat kali, atau bahkan setiap hari".

Semangat Jokowi akan hal itu tidak hanya sekedar ucapan dan perintah belaka. Pasalnya Jokowi juga akan menegaskan pada dirinya sendiri mengenai keharusan mmenggunakan transportasi umum saat akan kekantor. "Lihat saja saya esok. Mau naik bajaj bisa, sepeda bisa, bus bisa, lihat saja", tegas Jokowi.

Walaupun demikian, Jokowi tetap memberi pengecualian bagi PNS lain yang memang dikhususkan seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, petugas pompa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan beberapa dinas lain. Pengecualian tersebut dimaksudkan agar pelayanan terhadap masyarakat dalam keadaan darurat tetap dapat berjalan dengan baik.

Bagaimanakah budaya tersebut akan berjalan? Kita lihat saja hari jum'at besok. (Novita/Kon)
Share this article :
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013 Jatenpos.com - All Rights Reserved