Jatenpos.com, Ahok yang terkenal garang, cuek dan keras ternyata memiliki pengalaman dan kehidupan yang 'tidak sedap'. Dari perjalanan hidupnya sampai menjadi wakil gubernur, Ahok merasa selalu dibuntuti atau istilah bakunya diikuti oleh zat 'tak berbentuk dalam jumlah yang tidak terhitung. Ahok sendiri menyikapi hal ini dengan kegetiran hati. (24/1)
Pada suatu kesempatan saat ditemui disela aktifitasnya di balai kota, Ahok yang terkenal ceplas-ceplos kembali mengungkapkan kekesalan hatinya.
Kekesalan Ahok yang bersumber dari para pengungsi yang hanya mau makan jika makanannya diantar ini membuatnya harus kembali berkata pedas!. "Kesannya saya enggak pernah ngerasain banjir. Padahal dari kecil di Jakarta sampai saya menikah, banjir melulu tiap tahun", kata Ahok.
Ahok mengungkapkan bahwa banjir yang merupakan zat 'tak berbentuk telah membuntutinya sejak duduk dibangku SMA 1981.
Sampai pada akhirnya harus pindah ke kawasan industri dalam setahun kemudian. Saat dibangku kuliahpun dirinya juga harus kembali pindah ke wilayah Muara Karang Blok V untuk menjauh dari banjir badang pada 2007 seperti dikutip liputan6.
"Terus orang bilang Pantai Mutiara enggak banjir. Kami pindah ke sana. Eh, pas awal 2013, banjir juga. Orang bilang pindah ke rumah dinas di Kuningan aja supaya enggak banjir, aku enggak mau pindah, nanti banjir lagi di situ. Hehehe. Saya diikuti air terus," ungkapnya.
Sederet masalah-masalah banjir dimasa lalu tersebut ternyata tidak terlepas dari perjalanan hidup Ahok. "Jadi siapa bilang saya enggak pengalaman banjir? Siapa bilang aku enggak ngerti banjir dan ngungsi? Siapa bilang aku enggak ngerti joroknya banjir. Saya ngerti sekali susahnya banjir. Belum lagi takut kesetrum listrik. Aku udah kenyanglah", tandasnya. (Ars)
Sabtu, 25 Januari 2014 | 11.05
Ahok Mengaku Selalu Dibuntuti "Zat 'tak Berbentuk"
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar