Jatenpos.com, Masalah demi masalah datang secara berurutan mendera pemrov DKI. Ahok
yang dikenal sebagai pribadi keras dan sangat terbuka merasa bencana
besar yang tengah mendera Jakarta bukanlah kesalahan dari pemerintah.
Lalu siapakah yang patut dipersalahkan?
Titik pangkal dari permasalahan banjir badang yang telah menelan
banyak kerugian bagi masyarakat Jakarta tersebut bersumber dari
'rewel'nya para warga yang mendirikan pemukiman liar dibantaran sungai.
Ahok melihat adanya pembangkangan secara berjamaah dari mereka. “Kalau
tetap memaksa, jangan salahkan kami. Sampai kiamat pasti kebanjiran,”
tegas Ahok (20/1), seperti dilansir tempo.
Jauh sebelum bencana terjadi, Ahok telah memberi berbagai kemudahan
sarana dan prasarana berupa rumah susun siap pakal bagi mereka yang
dipindahkan dari pemukiman liar dengan tarif yang sangat terjangkau.
Selain itu, bagi yang tidak ingin tinggal dirumah susun akan dipulangkan
kekampung halaman mereka.
Pengarahan Ahok terhadap mereka justru menuai reaksi kontras.
Pasalnya banyak yang menentangnya. "Tapi yang nentang-nentang itu
biasanya mereka yang bikin usaha kontrakan di bantaran kali. Ini yang
bikin repot," tambah Ahok.
Menanggapi reaksi tersebut, Ahok tidak mau kalah. Pihak Pemrov DKI
akan melakukan 'bongkar paksa' jika mereka tetap tidak mau dipindahkan.
Walau dengan pertahanan model apapun. (Ars).
Kamis, 23 Januari 2014 | 10.18
Ahok : Jangan Salahkan Kami!
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar