Jatenpos.com, Pada suatu acara yang digelar di Jakarta, tiba-tiba SBY merasa jijik dengan suatu ungkapan yang secara gamblang dilontarkan didepan para hadirin. SBY memiliki alasan tersendiri atas ucapannya tersebut.
"Amit-amit jangan sampai korupsi darah, dosanya sulit diampuni", itu adalah kalimat tanda penegasan dari SBY saat berpidato didepan 950 pendonor darah saat berada dihotel Sahid, jakarta (17/12). Pesan tersebut dimaksudkan agar korupsi tidak bersarang ditubuh PMI. Dari pesan tersebut, terlihat bahwa SBY begitu 'jijiknya' pada korupsi
SBY yang kala itu didampingi oleh Jusuf Kalla selaku Ketua Umum MPI memberikan apresiasinya tanda kepedulian kepada para pendonor yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali. Mereka mendapat tanda kehormatan secara simbolis oleh SBY secara langsung.
Menanggapi hal tersebut, Jusuf Kalla mengomentari "Karena tadi sistem baru keterbukaan, artinya memperkecil
kemungkinan korupsi apakah jumlahnya".
Setelah selesai berpidato, SBY menjadi saksi penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kesehatan yang diwakili Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi dan PMI yang diwakili Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dilanjutkan makan bersama. (Novita/Kon)

0 komentar:
Posting Komentar