Jatenpos.com, "Yang maksa Jokowi nyapres itu preman, nggak punya sesuatu (kuasa atas pencapresan) tapi malah maksa". Kalimat pedas tersebut mucul dari Fuad Bawazier selaku Ketua DPP Hanura di Hotel Puri Denpasar, Jakarta (27/12).
Pertentangan yang digelintirkan tersebut cukup beralasan karena Fuad menganggap keputusan pencapresan PDIP sepenuhnya ada pada Megawati.
Jika ada pemaksaan dari luar internal partai berarti itu bagian dari pelanggaran privasi karena terkesan terlalu ikut campur terhadap kepentingan partai lain.
Fuad akhirnya menyimpulkan bahwa pro kontra adanya pencapresan Jokowi ini akan semakin menguatkan dan memperbanyak jumlah komunitas pendukung Jokowi seperti Gong Jokowi, PDIP Pro Jokowi dan lain-lain.
Ini belum termasuk reaksi para pendukung Jokowi yang tidak rela Jokowi diposisikan sebagai cawapres dari Megawati. (Arie/Kon)

0 komentar:
Posting Komentar