Kamis, 14 November 2013 | 12.45
'Monkey' Julukan baru Untuk Jokowi
Jatenpos.com, Jakarta - Setiap kebijakan apapun yang diambil pemerintah, pasti menimbulkan banyak pro-kontra apalagi jika yang mengambil kebijakan adalah pejabat yang sedang 'tenar'. Kebijakan sekecil apapun akan selalu menjadi sorotan media. Jokowi adalah salah satunya.
Baru-baru ini Jokowi dihadang oleh persoalan mendesak dimana sebagian besar buruh yang ada di Jakarta melancarkan aksi demo besar-besarnya beberapa waktu kemarin. Mereka menuntut kenaikan upah buruh sesuai dengn standard hidup diJakarta ditengah semakin naiknya kebutuhan harga pokok dipasaran pasca naiknya harga BBM beberapa bulan yang lalu.
Bukannya berfocus diupah buruh tetapi pria asal Solo ini justru lebih mendahulukan penertiban para topeng monyet yang ada dipinggir-pinggir jalan raya. Para pengais rejeki yang menggunakan monyet sebagai alat penghasil uang ini ini dianggap sangat mengganggu ketertiban umum.
Hal ini dilatar belakangi oleh semakin banyaknya penyakit yang menular ke warga-warga pingiran seperti TBC, hepatitis dan cacingan. kami cek ke Kampung Monyet. "Anak-anaknya ada yang kena hepatitis dan TBC. Saya kira nilai yang perlu kita gerakkan. Perlu kita lakukan" tegas Jokowi saat ditemui disela pidato peresmian 42 kelurahan Sadar Hukum, balaikota (12/11).
Langkah Jokowi ini sontak membuat para buruh sangat kesal. Saking kesalnya, mereka memberi Jokowi julukan baru yaitu "monkey" alias "gubernur monyet". Menanggapi hal tersebut, sang gubernur sama sekali tidak marah. "Meski ada yang katakan Jokowi 'Gubernur Monyet', tidak apa-apa. Konsekuensi dari kebijakan dan keputusan" ujar Jokowi.
Jokowi berharap Jakarta sebagai barometer bagi daerah lain benar-benar mampu memberi contoh yang baik bagi ketertiban, kenyamanan dan keindahan kota yang terbebas dari 'topeng monyet jalanan'. (Ir/Rep)
Kunjungi : m.jatenpos.com langsung dari Ponsel Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar