Jatenpos.com, Jakarta - Bukan politik namanya jika tidak ada persaingan, pro-kontra dan saling serang. Panggung pemilu raya yang akan dilaksanakan tahun depan ini benar-benar akan dipenuhi oleh para 'petarung' politik yang memiliki misi sama yaitu menjatuhkan nama Jokowi.
Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo menjelaskan, "Kalau manuver politik terhadap Pak Jokowi itu ada, itu manuver saingan. Itu saja partai belum putuskan capres, sudah diserang dan langsung ada yang cari kelemahan Jokowi dan Bu Mega," di Gedung DPR (18/11).
Dia menambahkan, "Mereka membentuk tim khusus untuk men-down grade Jokowi. Tapi faktor X dalam tahun politik itu menarik, ada upaya mencari tsunami untuk memorakporandakan PDIP".
Ditempat terpisah, Megawati memberi komentar tentang hal tersebut. Dia mmengungkapkan, "Kita sih selalu memberikan semangat kepada Pak Jokowi. Ya sudahlah pokoknya kerja dulu yang benar, tunjukkan prestasi, walaupun kami juga paham dalam waktu 1 tahun ini nggak mungkin bisa melakukan segala hal yang sudah kusut di Jakarta ini. Tapi paling nggak bisa diperlihatkan kerja baik dan sungguh-sungguh melakukan hal itu".
Jokowi sendiri merasa sudah sangat enggan jika ditanya soal pencapresan dirinya. Pasalnya Jokowi merasa pencapresan dari PDIP sepenuhnya ada ditangan Megawati. Jokowi hanya mengikuti arah langkah bu Mega.
Sampai berita ini diturunkan, tim khusus yang akan menjatuhkan Jokowi ini benar-benar akan sangat serius 'menggali' sedalam-dalamnya kelemahan mantan walikota Solo tersebut. Bahkan tim tersebut akan mengadakan penelitian langsung ke Solo dan bertemu dengan mantan-mantan pegawai Jokowi. Hal ini dilakukan untuk diolah di Jakarta sebagai senjata mencemarkan nama Jokowi. (Sya/Rep)

0 komentar:
Posting Komentar