Jatenpos.com, Sydney - Perusahaan besar mobil Toyota telah mengalami penurunan ekspor yang tajam akibatnya pabrik Altona di negara bagian Victoria tersebut menurunkan total produksi dari 470 unit kendaraan menjadi 431 kendaraan per hari.
Penurunan tersebut mengharuskan Toyota melakukan pemecatan lebih dari 100 karyawannya karena tidak bisa dipungkiri bahwa 70 persen alokasi penjualan Toyota melalui ekspor alhasil 'kebijakan pahit' tersebut harus dilakukan.
Hal ini bertujuan untuk menjaga efisiensi dan kelangsungan hidup perusahaan.
Presiden Toyota Australia (Max Yasuda mengungkapkan "Kami sekarang melihat adanya kesenjangan di pabrik yang harus diperbaiki untuk untuk memastikan investasi kami di masa depan untuk kendaraan generasi berikutnya dan mempertahankan ekspor kami" dilansir Reuters (15/10).
"Saat ini Toyota memiliki sekitar 2.500 karyawan" tambahnya.

0 komentar:
Posting Komentar